Ratusan Sepeda Motor Membanjiri Unas


Ini bukan kali pertama ratusan motor membanjiri kampus perjuangan universitas nasional jakarta. Selalu ada acara sepanjang tahunya baik itu acara dari ukm kampus maupun acara yg sengaja ditampilkan dari perusahaan-perusahaan  yang go to campus dalam rangka mempromosikan produknya di kalangan mahasiswa.

Biasnya perusahan yang paling inten datang untuk mengadakan acara di kampus unas yaitu dari perusahaan rokok.sebut saja djarum, Tak sekali dua kali memanjakan kampus unas dengsn segudang acaranya.Nampaknya perusahaan ini telah hafal benar dengan kampus unas yang selalu dipenuhi dengan even-even.

Unas kebanjiran motorPerusahaan ini menyumbangkan beberapa meja di kantin baru unas lengkap dengan rak kantin untuk si penjual.tentu saja dengan logo djarum yg terpampang di di benda tersebut sebagai sponsor.djarum jg memberikan 2 unit lemari untuk penitipan helm dan beberapa stand untuk majalah dinding yang tersebar di kawasan kampus.

Begitu antusiasnya perusahaan ini dalam mempercantik unas. Ya, memang benar tujuan dari sponshorship tersebut tak lain sebagai iklan skaligus sumbangan kepada unas. Ironisnya kampus unas sendiri kurang begitu memperhatikan kondisi kampus yg notabene adalah rumah sendiri.

Hal ini tentu saja menimbulkan pemberontakan dari para mahasiswa yag menuntut kualitas pendidikan dan kenyamanan lingkungan. Bagaimana tidak,uang kuliah yg meningkat setiap tahunya tidak diiringi degan pembangunan dan peningkatan mutu pendidikan. Tidak juga ada transparansi keuangan sehingga mahasiswa sangat kecewa dengan pihak rektorat.namun demikian tidak ad perubahan dan tindakan real yg dilakukan oleh rektorat mesti para mahasiswanya kerap kali berdemo.

Jangankan masalah kualitas pembangunan dan pendidikan, kasus tragedi unas pun yg tiap tahunya mengundang kemarahan aktivis unas tak pernah digubris.nampaknya hal ini hanya akan menjadi hari peringatan terjadinya tragedi yang tak akan pernah terselesaikan. Lalu bagaimana nasib KAMPUS tercinta kita bila aspirasi para aktivis unas sendiri tidak pernah terealisasi….

Inilah jawabanya sahabat/i. Mari kita kritisi para penguasa itu dengan tulisan – tukisan tangan kita…Saya percaya bahwa tulisan mempunyai energi yg sangat kuat untuk membawa perubahan. satu tulisan tak mampu mengubah suatu keadaan tpi 1000 tulisan mampu mengetuk para hati yg tertutup. Suarakan pikiran dan isi hati kalian kedalam tulisan maka suatu saat kita telah tiada…tulisan kita akan berbicara….. Salam pergerakan

Anonymous

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s